Business

Kisah Inspiratif Kierana Alexandra: Dari Arena Es Thailand Menuju Impian Olimpiade

Kisah Inspiratif Kierana Alexandra: Dari Arena Es Thailand Menuju Impian Olimpiade

Gemuruh sorak sorai di Rajamangala Stadium, Bangkok, pada malam penutupan SEA Games Thailand 2025 menjadi saksi bisu sebuah momen yang penuh kebanggaan dan harapan. Di tengah semaraknya

dan yang menawan, seorang atlet muda Indonesia berdiri tegak, membawa bendera Merah Putih dengan kehormatan. Ia adalah Kierana Alexandra Laut, atlet ice skating berusia 17 tahun, yang dipercaya memimpin defile kontingen Indonesia. Kepercayaan ini bukan sekadar simbol penutupan pesta olahraga, melainkan penanda munculnya generasi baru yang siap mengukir sejarah bagi bangsa.

Kierana datang sebagai debutan di ajang dua tahunan ini, namun penampilannya jauh dari kata biasa. Dengan ketenangan dan determinasi, ia berhasil mempersembahkan satu medali perak dari nomor short track speed skating mixed relay dan satu perunggu dari nomor 1500 meter individual. “Persaingannya sangat ketat dan tekanannya luar biasa,” ungkap Kierana mengenang momen di arena es Bangkok. Namun, dukungan tak henti dari timnya menjadi pilar yang membuatnya tetap percaya diri dan mampu bertahan menghadapi tantangan. Pengalaman berharga ini, jauh dari rumah, di sebuah yang megah, menjadi fondasi bagi langkahnya ke depan.

Perjalanan di Tanah Senyuman: Momen Tak Terlupakan di Bangkok

Malam itu, di hadapan ribuan pasang mata, kibaran Merah Putih di tangan Kierana menjadi refleksi dari perjuangan panjang kontingen Indonesia di Negeri Gajah Putih. Sebuah yang sarat makna, bukan hanya tentang adu kecepatan di lintasan, tetapi juga tentang adaptasi, semangat, dan kebersamaan. “Saya merasa sangat terhormat dipercaya membawa bendera Indonesia. Sempat nervous, tapi ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” tutur Kierana, menggarisbawahi betapa dalamnya arti momen tersebut bagi dirinya. Bagi banyak orang, mengunjungi Bangkok bisa berarti menikmati yang lezat atau menjelajahi situs-situs bersejarah, namun bagi Kierana, ini terukir melalui lensa dan gelora kompetisi.

Meski lahir dan besar di Kanada, darah Indonesia mengalir kental dalam dirinya, diwarisi dari ibu asal Jember dan ayah asal Siantar. Komitmennya untuk membela Indonesia di kancah internasional adalah bukti cinta tanah air yang tak lekang oleh jarak. selama SEA Games menjadi saksi bisu setiap latihan dan strategi yang dirancang, mempersiapkan para atlet untuk menghadapi persaingan global. Momen penutupan itu juga disaksikan oleh Chef de Mission (CdM) Bayu Priawan Djokosoetono, yang bersama timnya, ofisial, dan sembilan atlet ice skating lainnya, bangga melihat Kierana melangkah memimpin barisan.

Mengejar Emas di Masa Depan: Visi dan Dedikasi Atlet Muda Indonesia

SEA Games 2025 di Thailand ini adalah pijakan penting bagi Kierana menuju prestasi yang lebih tinggi. Dengan mata berbinar penuh tekad, ia menyatakan, “Target ke depan tentu emas. Kami akan bekerja lebih keras.” Ia percaya bahwa di ini telah membuktikan kekuatan speed skating Indonesia dan merupakan langkah awal menuju Olimpiade. Impian ini tidak hanya miliknya, melainkan juga impian banyak anak muda yang bercita-cita membela bangsa di ajang paling bergengsi.

Dukungan dari federasi dan seluruh tim pendukung menjadi energi yang tak ternilai bagi Kierana. “Yang terpenting bagi saya adalah bisa membuat Indonesia bangga,” ujarnya, menunjukkan fokusnya yang tulus. CdM Bayu Priawan Djokosoetono turut mengapresiasi dedikasi seluruh atlet, pelatih, dan ofisial. “Capaian di SEA Games ini bukan semata soal medali, tetapi juga dedikasi dan kebanggaan membawa nama Indonesia,” tegas Bayu. Ia meyakini bahwa pengalaman bertanding sebagai di ajang ini akan menjadi bagian penting dalam perjalanan karier mereka, membentuk fondasi kuat untuk meraih kejayaan di masa depan. Dari hingga setiap tetes keringat di arena, semua adalah bagian dari narasi inspiratif yang akan terus dikenang.